Surakarta — Rutan Kelas I Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang produktif dan bernilai guna bagi warga binaan. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan membatik yang bekerja sama dengan Program Studi Desain Mode Batik Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Kamis (02/04).
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang bimbingan kegiatan ini diikuti oleh 12 orang warga binaan yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Dalam pelaksanaannya, para peserta dibimbing langsung oleh 4 orang dosen ISI Surakarta yang berkompeten di bidang desain batik.
Pelatihan diawali dengan pemberian materi mengenai dasar-dasar pembuatan pola desain batik, mulai dari konsep, komposisi, hingga teknik menggambar motif. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung, di mana warga binaan diberikan kesempatan untuk menuangkan ide kreatif mereka ke dalam bentuk pola desain batik.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat, terlihat dari keseriusan para peserta dalam menggambar serta berdiskusi dengan para pembimbing. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang bernilai ekonomis.
Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Rutan Surakarta, Lintang Cahyo dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Kegiatan pelatihan membatik ini merupakan salah satu bentuk pembinaan keterampilan yang kami berikan kepada warga binaan. Harapannya, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat, ” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerja sama dengan ISI Surakarta menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya dalam bidang seni dan budaya.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Surakarta berharap dapat terus menciptakan program pembinaan yang inovatif dan berdampak positif, sehingga warga binaan mampu bertransformasi menjadi pribadi yang lebih mandiri, kreatif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
